Taman Suruh, atau lebih dikenal sebagai Agrowisata Tamansuruh (AWT), telah bertransformasi jadi destinasi yang memadukan wisata alam, budaya, dan edukasi dalam satu kawasan. Bagi keluarga yang mencari liburan yang mendidik sekaligus menyenangkan, berikut alasan mengapa tempat ini layak masuk daftar kunjungan. Jika Anda tertarik menjelajahi destinasi ini, tersedia berbagai pilihan paket wisata Banyuwangi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

(Sumber foto: banyuwangitourism.com)
Kawasan Luas dengan Konsep Desa Osing yang Autentik
Agrowisata Tamansuruh adalah destinasi wisata alam seluas 10,5 hektare yang terletak di lereng Gunung Ijen, tepatnya di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Kawasan ini mengusung konsep Desa Osing, sebuah desa wisata yang menyuguhkan keotentikan budaya asli Suku Osing, suku asli Banyuwangi. Gugusan rumah adat Osing yang dikelilingi taman bunga menghiasi kawasan, menciptakan suasana yang kental akan budaya lokal sekaligus estetis untuk dijelajahi bersama keluarga.
Wahana Edukasi yang Cocok untuk Anak-anak
Kawasan ini dilengkapi fasilitas perpustakaan digital dan ruang aktivitas Smart Kampung Osing yang menampilkan informasi mengenai kebudayaan asli Banyuwangi dan komoditas pertanian setempat. Fasilitas ini menjadikan kunjungan ke Taman Suruh bukan sekadar jalan-jalan, tapi juga kesempatan belajar bagi anak-anak tentang budaya dan pertanian lokal dengan cara yang interaktif.
Fasilitas Lengkap Hasil Revitalisasi
Kawasan ini telah melalui penataan besar oleh Kementerian PUPR dengan anggaran Rp27,5 miliar, mencakup pembangunan jalan pedestrian, area parkir, ticketing area, kios souvenir, ruang tunggu sopir, sanggar tari, bangunan inti, mushola, toilet, view deck, hingga rumah suku adat Osing dengan struktur kayu berkualitas. Fasilitas selengkap ini membuat kenyamanan keluarga, termasuk anak-anak dan lansia, jadi lebih terjamin selama berkunjung.
Rutin Menggelar Festival dan Atraksi Budaya
Taman Suruh dikenal sering menggelar berbagai acara menarik, mulai dari "Sepekan di Agrowisata Tamansuruh" yang menyuguhkan festival arsitektur nusantara, pameran potensi pertanian, dan pertunjukan seni budaya, hingga agenda "Senja di Agrowisata Taman Suruh" yang menghadirkan suasana sore yang berbeda. Kunjungan yang bertepatan dengan festival-festival ini bisa jadi pengalaman ekstra berkesan bagi keluarga.
Akses yang Relatif Mudah dari Bandara
Tempat ini berjarak sekitar 26 kilometer dari Bandara Internasional Banyuwangi, dengan waktu tempuh sekitar 40 menit melalui jalur darat, sehingga cocok jadi destinasi awal atau akhir perjalanan keluarga yang baru tiba atau hendak pulang lewat jalur udara.
Fakta Unik Taman Suruh
Sebelum menjadi Agrowisata Tamansuruh, lokasi ini pernah digunakan sebagai tempat penyelenggaraan Banyuwangi Agro Expo pada tahun 2019 yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri, sejalan dengan semboyan Kabupaten Banyuwangi "Setiap lokasi adalah destinasi dan setiap program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi adalah atraksi".
Perpaduan antara wisata budaya autentik, edukasi interaktif, fasilitas lengkap, dan rangkaian festival yang rutin digelar menjadikan Taman Suruh destinasi yang pas untuk liburan keluarga yang ingin sesuatu lebih dari sekadar berfoto — sekaligus belajar dan merasakan langsung budaya Osing di Banyuwangi.
Ingin tahu info lengkap seputar lokasi dan fasilitas di Taman Suruh? Kunjungi halaman destinasi kami.
Mau liburan keluarga sambil mengenal budaya Osing di Taman Suruh? Lihat pilihan paket trip terbaik kami di sini, atau hubungi kami via WhatsApp di 081234642416 atau email email@sunriseofjava.com untuk konsultasi.
Rencanakan perjalanan Anda bersama Sunrise of Java untuk pengalaman liburan yang tak terlupakan.