Perkebunan Kaliklatak, Agrowisata Perintis Pertama di Indonesia
Destinasi

Perkebunan Kaliklatak, Agrowisata Perintis Pertama di Indonesia

Sebelum istilah "agrowisata" jadi tren seperti sekarang, Banyuwangi sudah lebih dulu punya perintisnya sejak puluhan tahun lalu. Namanya Perkebunan Kaliklatak, kebun kolonial peninggalan Belanda yang diklaim sebagai agrowisata pertama di Indonesia, jauh sebelum konsep wisata perkebunan populer di berbagai daerah.

Berada di lereng Gunung Merapi Ungup-Ungup dengan luas lebih dari 1.000 hektare, Kaliklatak menawarkan pengalaman menyusuri kebun kopi, cokelat, karet, dan rempah-rempah, sambil belajar langsung proses pengolahannya dari hulu ke hilir.

Warisan Perkebunan Kolonial yang Jadi Perintis Agrowisata

Perkebunan ini awalnya dimiliki perusahaan Belanda, Mij Moorman & Co, sebelum akhirnya berpindah tangan ke pengusaha pribumi R. Soehoed Prawiroatmodjo pada 1957. Sejak saat itu, Kaliklatak dikembangkan menjadi kawasan agrowisata yang memadukan aktivitas perkebunan aktif dengan pengalaman edukasi bagi wisatawan.

Yang bikin Perkebunan Kaliklatak spesial adalah:

  • Agrowisata perintis pertama di Indonesia — jadi rujukan konsep wisata perkebunan di berbagai daerah lain
  • Luas lebih dari 1.000 hektare — dengan komoditas kopi, kakao, karet, cengkeh, hingga rempah-rempah
  • Panorama dari Hargosonyo — titik tertinggi dengan pemandangan Kota Banyuwangi, Selat Bali, dan Pulau Bali sekaligus
  • Fasilitas lengkap meski jauh dari kota — mulai dari internet, mini market, hingga musala

Aktivitas Seru di Perkebunan Kaliklatak

1. Menyusuri Kebun Kopi, Kakao, dan Karet

Wisatawan bisa berkeliling area perkebunan yang luas sambil melihat langsung tanaman kopi, kakao, karet, cengkeh, hingga rempah-rempah lain yang menjadi komoditas utama Kaliklatak.

2. Belajar Proses Pengolahan Kopi Tradisional

Aktivitas paling populer di sini adalah mengikuti proses pengolahan kopi secara tradisional, mulai dari memanen biji kopi hingga proses roasting atau penyangraian.

3. Melihat Peternakan dan Aktivitas Petani

Selain tanaman, pengunjung juga bisa melihat berbagai hewan ternak dan ikut menyaksikan aktivitas petani memanen komoditas utama secara langsung.

4. Menikmati Panorama dari Hargosonyo

Di titik tertinggi kawasan ini, wisatawan disuguhi pemandangan spektakuler Kota Banyuwangi, Selat Bali, Semenanjung Blambangan, hingga Pulau Bali dalam satu bentangan.

5. Mengunjungi Pabrik Pengolahan

Tersedia pabrik pengolahan hasil kebun yang bisa dikunjungi untuk melihat lebih dekat bagaimana bahan mentah diubah menjadi produk siap konsumsi seperti kopi dan cokelat olahan.

Akses dan Lokasi

Perkebunan Kaliklatak berada di Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, sekitar 15 km atau 30-45 menit berkendara ke arah barat dari pusat Kota Banyuwangi, di lereng Gunung Merapi Ungup-Ungup dengan ketinggian sekitar 450 mdpl.

Lokasi: Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Harga Tiket dan Fasilitas

Harga Tiket Masuk:

  • Tiket masuk dan tur kebun: biaya bervariasi tergantung paket dan jumlah rombongan, disarankan menghubungi pengelola untuk info terbaru
  • Kebun ini juga lebih sering dikunjungi dalam bentuk tur berpemandu dibanding kunjungan bebas perorangan

Fasilitas yang tersedia:

✓ Musala dan kamar mandi di berbagai titik ✓ Tempat istirahat tamu ✓ Pabrik pengolahan kopi, kakao, dan karet ✓ Mini market dan akses internet ✓ Pemandu yang menjelaskan proses pengolahan komoditas

ℹ️ Karena lokasinya lebih dikenal di kalangan wisatawan mancanegara, disarankan menghubungi pengelola atau menggunakan jasa tur lokal untuk informasi tiket dan jadwal kunjungan terbaru.

Jam Operasional: Umumnya pagi hingga sore hari, mengikuti jadwal operasional perkebunan.

Waktu Terbaik Berkunjung

Pagi hari: Udara masih sejuk khas lereng gunung, ideal untuk berkeliling kebun dan naik ke titik pandang Hargosonyo.

Musim panen kopi atau kakao: Wisatawan berkesempatan menyaksikan langsung aktivitas panen, bahkan di beberapa agrowisata serupa kerap diadakan event khusus musim panen.

Tips Berkunjung

  • Hubungi pengelola terlebih dahulu untuk mengatur jadwal tur berpemandu, karena kunjungan bebas kurang umum di sini
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan mengelilingi kebun yang luas
  • Sempatkan naik ke Hargosonyo untuk menikmati panorama terbaik dari ketinggian
  • Beli produk olahan kopi atau cokelat sebagai oleh-oleh langsung dari sumbernya
  • Datang di musim panen jika ingin melihat langsung proses pemetikan hasil kebun

Fakta Unik Perkebunan Kaliklatak

Kaliklatak diklaim sebagai perintis agrowisata pertama tidak hanya di Banyuwangi, tapi juga di Indonesia, jauh sebelum konsep wisata perkebunan menjadi tren nasional. Perkebunan ini juga sempat mengembangkan berbagai komoditas eksotis seperti lada, pala, kayu manis, hingga vanili, menjadikannya salah satu kebun paling beragam jenis tanamannya di kawasan timur Jawa.

Kombinasi Wisata dengan Destinasi Lain

Karena berada di kawasan Kalipuro, Perkebunan Kaliklatak bisa dikombinasikan dengan:

  • Bangsring Underwater — searah di kawasan Kalipuro dan Wongsorejo
  • Grand Watu Dodol — titik penyeberangan ke Pulau Menjangan dan Tabuhan yang searah perjalanan
  • Agrowisata Kalibendo — untuk melengkapi pengalaman agrowisata kopi di kawasan berbeda

Kalau mau eksplor sisi agrowisata dan alam Banyuwangi tanpa ribet atur rute sendiri, cek pilihan paket dari Sunrise of Java di halaman Paket Wisata Sunrise of Java.

FAQ

Q: Apakah Perkebunan Kaliklatak cocok untuk wisatawan lokal? A: Cocok, meski memang lebih sering dipromosikan untuk wisatawan mancanegara, wisatawan domestik tetap bisa berkunjung dengan menghubungi pengelola terlebih dahulu.

Q: Apakah bisa membeli produk olahan langsung dari kebun? A: Bisa, wisatawan bisa membeli hasil olahan seperti kopi dan cokelat langsung dari pabrik pengolahan di kawasan ini.

Q: Apa yang membuat Kaliklatak berbeda dari agrowisata lain di Banyuwangi? A: Statusnya sebagai perintis agrowisata pertama di Indonesia, dengan luas lahan dan keragaman komoditas yang lebih besar dibanding kebanyakan agrowisata lain.

Q: Apakah perlu memesan tur terlebih dahulu? A: Sangat disarankan, karena kunjungan di sini lebih banyak dilakukan dalam bentuk tur berpemandu dibanding kunjungan bebas.

Q: Apa saja komoditas utama yang bisa dilihat di Kaliklatak? A: Kopi, kakao, karet, cengkeh, dan berbagai rempah-rempah seperti lada, pala, kayu manis, dan vanili.

Perkebunan Kaliklatak membuktikan bahwa Banyuwangi punya sejarah panjang dalam mengembangkan wisata perkebunan, jauh sebelum konsep ini populer di Indonesia. Dari proses pengolahan kopi tradisional, panorama Selat Bali dari ketinggian, hingga keragaman komoditas rempah, semuanya menjadikan Kaliklatak destinasi agrowisata yang layak masuk itinerary liburanmu.

Siap menjelajahi perintis agrowisata Indonesia ini? Yuk rencanakan trip kamu ke Perkebunan Kaliklatak! ☕


Baca juga:

💬 Konsultasi gratis trip kamu via WhatsApp

Chat WhatsApp