De Djawatan
Hutan trembesi raksasa berusia ratusan tahun. Kanopi pohon membentuk terowongan alami — hutan Lord of the Rings.
Jika Anda pernah membayangkan berjalan di tengah hutan fantasi seperti yang muncul dalam film The Lord of the Rings, De Djawatan adalah tempat yang paling mendekati gambaran tersebut di Banyuwangi. Ratusan pohon trembesi raksasa dengan usia puluhan hingga ratusan tahun tumbuh rapat membentuk kanopi hijau yang menutupi hampir seluruh kawasan. Akar-akar yang menjuntai, batang pohon berukuran raksasa, serta cahaya matahari yang menembus sela dedaunan menciptakan suasana magis yang sulit ditemukan di tempat lain.
Terletak di Kecamatan Benculuk, De Djawatan menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang sekaligus berburu foto estetik. Keindahan kawasan ini tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman berbeda saat berkunjung ke Banyuwangi.
Hutan Fantasi di Dunia Nyata
Daya tarik utama De Djawatan adalah deretan pohon trembesi raksasa yang membentuk lorong alami sepanjang kawasan hutan. Ukuran batang yang sangat besar serta cabang-cabang yang menjulur ke segala arah menciptakan pemandangan yang menyerupai latar film fantasi.
Saat pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti kawasan ini dan memberikan nuansa yang semakin dramatis. Banyak fotografer memanfaatkan momen tersebut untuk menghasilkan foto-foto yang terlihat seperti di negeri dongeng.
Spot Fotografi Favorit di Banyuwangi
De Djawatan dikenal sebagai salah satu lokasi fotografi terbaik di Banyuwangi. Hampir setiap sudut kawasan menawarkan latar yang unik dan menarik untuk diabadikan. Mulai dari jalan setapak di bawah kanopi pohon, area terbuka dengan cahaya alami yang indah, hingga sudut-sudut yang menampilkan akar dan batang pohon berukuran raksasa.
Tak heran jika lokasi ini sering digunakan untuk sesi foto prewedding, konten media sosial, hingga produksi video wisata.
Suasana Teduh dan Menenangkan
Berbeda dengan destinasi pantai atau pegunungan yang membutuhkan aktivitas fisik lebih banyak, De Djawatan menawarkan pengalaman wisata yang santai. Pengunjung dapat berjalan kaki menikmati suasana hutan, duduk di area terbuka sambil menikmati udara segar, atau sekadar menikmati keindahan alam yang menenangkan.
Rimbunnya pepohonan membuat suhu kawasan tetap sejuk meskipun pada siang hari. Suasana yang tenang menjadikan tempat ini cocok untuk semua kalangan, mulai dari keluarga hingga wisatawan yang ingin melepas penat dari kesibukan sehari-hari.
Informasi Praktis
Waktu terbaik: Pagi hari antara pukul 07.00–09.00 atau sore hari menjelang matahari terbenam.
Durasi kunjungan: 1–2 jam.
Tingkat kesulitan: Sangat mudah dan cocok untuk semua usia.
Akses: Sekitar 45 menit dari pusat Kota Banyuwangi.
Perlengkapan yang disarankan: Kamera, topi, dan alas kaki yang nyaman untuk berjalan.
De Djawatan menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari destinasi lainnya di Banyuwangi. Perpaduan pohon trembesi raksasa, suasana yang magis, dan udara yang sejuk menjadikan tempat ini destinasi wajib bagi pecinta alam dan fotografi.