Doesoen Kakao Banyuwangi
Wisata Cokelat Glenmore

Doesoen Kakao

Doesoen Kakao, Banyuwangi: agrowisata cokelat edukasi dari kebun hingga ekspor. Lihat proses kakao edel di lahan 4 hektar, bangunan kolonial, cicipi hot cokelat. Cocok keluarga & pecinta kuliner.

Jika Banyuwangi identik dengan pesona gunung berapi dan pantainya, maka Doesoen Kakao menghadirkan wajah wisata yang unik sebagai surga cokelat di kaki perbukitan Glenmore. Destinasi ini menjadi salah satu pilihan menarik dalam berbagai paket wisata Banyuwangi bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman agrowisata yang berbeda.

Berlokasi di kawasan perkebunan Kendeng Lembu seluas 1.500 hektar, tempat ini merupakan perpaduan sempurna antara agrowisata dan wisata edukasi yang menawarkan pengalaman belajar dari kebun hingga menjadi cokelat premium ekspor dunia.

Kakao Edel : Cokelat Terbaik Dunia

Doesoen Kakao dikenal sebagai penghasil kakao edel (fine cocoa), salah satu jenis kakao terbaik di dunia dengan biji berwarna putih yang unik. Ciri khasnya adalah kadar lemak rendah, cenderung asam buah-buahan seperti kismis, dengan after taste rasa madu yang legit. Kualitas inilah yang membuat cokelat Banyuwangi banyak diminati pasar internasional seperti Swiss, Prancis, dan Jepang.

Lokasi & Cara Menuju Lokasi

Doesoen Kakao berada di Kendenglembu, Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.

  • Dari pusat Kota Banyuwangi — sekitar 61,6 km, ditempuh sekitar 1,5 jam melalui Jalur Lintas Selatan (Pansela)
  • Dari Stasiun Glenmore — stasiun terdekat, sekitar 20 menit perjalanan
  • Akses jalan — dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa dari pusat kota

Informasi Praktis

  • Jam operasional: 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket: parkir Rp5.000 (motor), Rp10.000 (mobil); paket edukasi Rp25.000 (pelajar), Rp35.000 (umum), Rp55.000 (turis asing)
  • Waktu terbaik: pagi hingga siang hari untuk mengikuti tur edukasi dengan nyaman; musim kemarau menawarkan cuaca cerah dan pemandangan optimal
  • Fasilitas: Café Coklat di bangunan kolonial, food court kuliner khas Banyuwangi, 12 kamar homestay mulai Rp250.000-Rp350.000 per malam
  • Perlengkapan yang disarankan: kamera, pakaian nyaman, topi, dan uang tunai

Daya Tarik & Aktivitas

Daya tarik utama Doesoen Kakao adalah program wisata edukasi dengan pemandu berpengalaman. Menggunakan shuttle car, pengunjung diajak berkeliling area perkebunan seluas 4 hektar yang dikhususkan untuk wisata, mempelajari proses dari pembibitan, perawatan, panen, fermentasi, pengeringan, hingga pengolahan biji kakao menjadi cokelat batangan. Tur diakhiri dengan mencicipi minuman hot cokelat dan cokelat batangan khas Glenmore.

Area wisata ini mempertahankan arsitektur bangunan kuno peninggalan Belanda yang dulu digunakan sebagai rumah sinder, kini difungsikan sebagai Café Coklat yang nyaman. Suasana sejuk dengan suhu 20-27°C, gemercik air dari kolam pembibitan ikan, serta area food court yang menyajikan kuliner khas Banyuwangi menjadi pelengkap pengalaman. Selain itu, tersedia 12 kamar homestay bagi pengunjung yang ingin menginap. Untuk informasi lebih lengkap tentang proses pengolahan kakao edel hingga jadi cokelat premium, Anda bisa membaca artikel khusus tentang Doesoen Kakao.

Tips Berkunjung

  • Datang pagi hingga siang hari untuk mengikuti tur edukasi dengan nyaman
  • Kunjungi saat musim kemarau untuk cuaca cerah dan pemandangan kebun yang optimal
  • Kenakan pakaian nyaman dan topi karena sebagian tur dilakukan di area terbuka
  • Siapkan kamera untuk mengabadikan momen di kebun dan Café Coklat bergaya kolonial
  • Bawa uang tunai untuk paket edukasi, jajanan cokelat, atau menginap di homestay
  • Pertimbangkan menginap di homestay jika ingin menikmati suasana perkebunan lebih lama

 

Doesoen Kakao adalah destinasi agrowisata yang wajib masuk dalam itinerary wisata Banyuwangi. Perpaduan wisata edukasi, sejarah cokelat, arsitektur kolonial, dan suasana perkebunan yang sejuk menjadikannya pengalaman unik yang tidak ditemukan di tempat lain. Cocok untuk wisata keluarga, pelajar, maupun pecinta kuliner yang ingin mencicipi cokelat kualitas ekspor langsung dari sumbernya.

Tertarik menjelajahi kebun kakao dan mencicipi cokelat premium langsung dari sumbernya? Hubungi kami via WhatsApp di 081234642416 atau email email@sunriseofjava.com untuk konsultasi paket trip terbaik.

Rencanakan perjalanan Anda bersama Sunrise of Java untuk pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Lokasi Maps

FAQ

Doesoen Kakao menawarkan wisata edukasi kakao, mulai dari melihat perkebunan hingga proses pengolahan biji kakao menjadi cokelat, sekaligus menikmati suasana perkebunan dan bangunan kolonial.
Pengunjung dapat mempelajari proses kakao mulai dari pembibitan, perawatan, panen, fermentasi, pengeringan, hingga pengolahan biji kakao menjadi cokelat batangan.
Kakao edel atau fine cocoa merupakan jenis kakao dengan biji berwarna putih yang memiliki karakter rasa asam buah-buahan dan after taste madu.
Ya. Tur edukasi didampingi pemandu dan menggunakan shuttle car untuk berkeliling area perkebunan yang dikhususkan sebagai kawasan wisata.
Paket wisata edukasi mencakup tur menggunakan shuttle car, edukasi budidaya hingga pengolahan kakao, minuman hot cokelat, cokelat batangan, dan sertifikat.
Harga paket edukasi tercantum Rp25.000 untuk pelajar, Rp35.000 untuk wisatawan lokal, dan Rp55.000 untuk turis asing.
Ya. Tur edukasi diakhiri dengan mencicipi hot cokelat dan cokelat batangan khas Glenmore.
Ya. Tersedia produk cokelat Glencho, termasuk varian Dark dan Milk sekitar Rp30.000 per 70 gram, serta berbagai produk olahan cokelat lainnya di toko souvenir.
Ya. Tersedia 12 kamar homestay dengan harga mulai sekitar Rp250.000–Rp350.000 per malam.
Doesoen Kakao berada di Kendenglembu, Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Doesoen Kakao berjarak sekitar 61,6 km dari pusat Kota Banyuwangi dan dapat ditempuh sekitar 1,5 jam melalui Jalur Lintas Selatan (Pansela). Stasiun terdekat adalah Stasiun Glenmore dengan waktu perjalanan sekitar 20 menit menuju lokasi.
Doesoen Kakao buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Pagi hingga siang hari disarankan agar pengunjung dapat mengikuti tur edukasi dengan nyaman. Musim kemarau juga disebut sebagai waktu dengan cuaca cerah dan pemandangan yang lebih optimal.
Tersedia Café Coklat, food court, homestay, area perkebunan untuk wisata edukasi, serta fasilitas shuttle car untuk kegiatan tur.
Chat WhatsApp