Hidden Gem

Hutan Selogiri

Hutan Selogiri adalah destinasi wisata tersembunyi di Banyuwangi yang menyimpan keindahan alam, sejarah, dan mistis dalam satu kawasan. Di dalamnya terdapat Air Terjun Selogiri (Grojogan Melati) setinggi 14 meter, sumber mata air keramat peninggalan Putri Sekardadu, serta Desa Kaliselogri dengan arsitektur Eropa kuno peninggalan Belanda yang masih terjaga. Kawasan ini juga rutin digunakan sebagai lokasi latihan marinir internasional dari Amerika dan Australia. Suasana asri, medan menantang, dan udara sejuk menjadikannya pilihan tepat bagi pencinta petualangan dan wisata sejarah.

Jika Banyuwangi identik dengan pesona gunung berapi dan pantainya, maka Hutan Selogiri menghadirkan sisi lain yang sarat akan sejarah, mistis, dan keindahan alam tersembunyi. Terletak di Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, kawasan ini bukan sekadar hutan biasa. Di dalamnya terdapat Air Terjun Selogiri (Grojogan Melati) yang asri, sumber mata air keramat peninggalan Putri Sekardadu, serta Desa Kaliselogri dengan arsitektur Eropa kuno peninggalan Belanda yang masih terjaga. Bahkan, kawasan ini kerap dijadikan lokasi latihan tahunan bagi marinir dari dalam dan luar negeri, termasuk Amerika dan Australia.

Air Terjun Selogiri dan Sumber Mata Air Keramat

Daya tarik utama Hutan Selogiri adalah Air Terjun Selogiri, atau yang akrab disebut Grojogan Melati, dengan ketinggian sekitar 14 meter dan merupakan salah satu dari tujuh air terjun yang tersebar di kawasan ini. Suasana asri dan udara sejuk menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang mencari ketenangan. Tak jauh dari air terjun, terdapat sumber mata air yang dipercaya masyarakat sebagai tempat mandi Putri Sekardadu, istri Syeh Maulana Ishaq dan putri Raja Blambangan, Minak Sembuyu. Banyak pengunjung datang untuk sekadar membasuh muka di sumber air ini, karena dipercaya dapat membawa berkah.

Desa Kaliselogri dan Arsitektur Eropa Kuno

Keunikan lain Hutan Selogiri adalah keberadaan Desa Kaliselogri, sebuah desa tersembunyi dengan rumah-rumah klasik bergaya Eropa yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, lebih dari satu abad silam. Arsitektur kolonialnya yang masih terjaga menjadikannya tempat yang sangat fotogenik dan kaya akan sejarah. Berada di tengah hutan, desa ini menawarkan pengalaman wisata yang unik—seolah-olah melangkah ke masa lalu di tengah keasrian alam.

Kawasan Latihan Militer Internasional

Selain wisata alam dan sejarah, Hutan Selogiri juga memiliki fungsi lain yang tak biasa. Kawasan ini secara rutin digunakan sebagai tempat latihan bagi marinir Indonesia bersama dengan tentara dari negara sahabat seperti Amerika Serikat, Australia, dan Inggris. Hal ini menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang penasaran dengan aktivitas militer internasional di Banyuwangi.

Informasi Praktis

Lokasi utama: Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

Harga tiket: Tidak dikenakan tarif masuk untuk menuju Air Terjun Selogiri.

Akses: Berjarak sekitar 13 km di utara pusat Kota Banyuwangi. Jalan menuju lokasi masih berupa jalan berbatu dan medan yang menantang, disarankan menggunakan motor trail atau mobil 4WD. Dari titik parkir terakhir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 200 meter menuju air terjun.

Jam buka: 24 jam, disarankan berkunjung pada siang hari untuk keamanan dan pemandangan optimal.

Waktu terbaik: Musim kemarau (Mei–Oktober) saat jalur tidak licin dan debit air terjun aman.

Perlengkapan yang disarankan: Sepatu atau sandal anti-slip, jaket hangat, kamera, air minum, dan bekal makanan karena fasilitas di lokasi masih terbatas.

Hutan Selogiri adalah destinasi yang wajib masuk dalam itinerary wisata Banyuwangi bagi Anda yang mencari pengalaman berbeda. Perpaduan air terjun asri, sumber mata air keramat, desa kolonial Eropa, hingga kawasan latihan militer internasional menjadikannya salah satu tempat paling unik di Banyuwangi. Baik untuk pencinta alam, sejarah, maupun wisatawan yang ingin merasakan suasana mistis dan eksotis, Hutan Selogiri menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.

FAQ

Air Terjun Selogiri (Grojogan Melati) setinggi 14 meter, sumber mata air keramat Putri Sekardadu, Desa Kaliselogri dengan arsitektur Eropa kuno, serta kawasan latihan militer internasional.
Tidak dikenakan tarif masuk untuk menuju Air Terjun Selogiri.
Dari pusat Kota Banyuwangi, ikuti arah utara menuju Kalipuro sekitar 13 km. Jalan berbatu dan menantang, disarankan menggunakan motor trail atau mobil 4WD.
Cocok bagi keluarga yang menyukai petualangan ringan dan wisata sejarah, namun perlu memperhatikan medan yang menantang.
Trekking menuju air terjun, berfoto di desa kolonial, berziarah ke sumber mata air keramat, dan menikmati suasana alam yang sejuk.
Chat WhatsApp