Kalibendo Waterfall

Kalibendo

Air Terjun Kalibendo adalah air terjun tersembunyi setinggi 10 meter di kawasan Agrowisata Kalibendo, Banyuwangi, dengan kolam alami yang jernih dan aman untuk berenang. Pengunjung dapat menikmati trekking ringan 10–15 menit menyusuri perkebunan kopi, karet, dan cengkeh yang asri, serta belajar tentang budidaya kopi dan penyadapan karet di tiga pos edukatif. Suasana tenang, udara sejuk, dan tiket masuk terjangkau menjadikannya destinasi favorit bagi wisatawan keluarga dan pencinta alam.

Jika Banyuwangi identik dengan pesona Gunung Ijen dan petualangan ekstremnya, maka Air Terjun Kalibendo menghadirkan sisi lain yang lebih tenang dan menyegarkan. Tersembunyi di kawasan Agrowisata Kalibendo, air terjun ini menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, kesegaran air pegunungan, dan nuansa perkebunan yang hijau . Destinasi ini adalah pilihan tepat bagi para pencinta ketenangan, wisatawan keluarga, dan siapa pun yang ingin melepas penat di tengah suasana alam yang asri.

Berada di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, kawasan ini menawarkan pengalaman wisata yang lengkap. Dari trekking ringan menyusuri perkebunan kopi, karet, dan cengkeh, hingga kolam alami yang jernih di bawah air terjun, setiap kunjungan ke Kalibendo selalu meninggalkan kesan mendalam . Inilah destinasi yang memadukan keindahan air terjun, wisata edukasi, dan panorama perkebunan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Air Terjun Setinggi 10 Meter dengan Kolam Alami

Daya tarik utama Kalibendo adalah air terjun setinggi sekitar 10 meter dengan aliran air yang jernih dan segar, berasal dari pegunungan Ijen . Tepat di bawah kucuran air, terdapat kolam alami yang tidak terlalu dalam dengan dasar bebatuan sungai, menjadikannya tempat yang aman dan menyenangkan untuk berenang atau sekadar merendam kaki .

Perjalanan Trekking di Tengah Perkebunan

Petualangan menuju air terjun dimulai sejak dari area parkir. Pengunjung akan diajak berjalan kaki santai sekitar 10–15 menit menyusuri jalur setapak yang membelah kawasan perkebunan . Sepanjang perjalanan, hamparan pohon karet, cengkih, dan kopi yang berjejer rapi menghiasi pandangan, menciptakan suasana sejuk dan asri yang menyegarkan .

Agrowisata Edukatif dengan Tiga Pos Menarik

Keunikan Kalibendo terletak pada integrasinya dengan kawasan agrowisata. Pengunjung dapat mengeksplorasi tiga pos edukatif yang tersedia :

  • Pos Kopi (Robusta House): Belajar tentang varietas kopi, proses panen, dan penggorengan hingga menjadi kopi berkualitas .

  • Pos Karet: Menyaksikan langsung proses penyadapan getah karet dan pengolahannya .

  • Pos Lapangan Kalibendo: Dekat dengan kantor dan pabrik, serta menjadi titik terakhir sebelum menuju air terjun .

Suasana Sunyi dan Menenangkan

Berbeda dengan destinasi wisata utama Banyuwangi yang cenderung padat, Air Terjun Kalibendo relatif lebih tenang dan belum terlalu ramai . Suara gemericik air yang beradu dengan gesekan daun pohon karet dan kicauan burung menciptakan atmosfer yang hangat dan menenangkan .

Informasi Praktis

Lokasi utama: Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah (atau Licin), Kabupaten Banyuwangi. Berlokasi di kawasan Agrowisata Kalibendo .

Harga tiket: Sangat terjangkau, sekitar Rp5.000-10.000/orang. Biaya parkir motor Rp2.000 dan mobil Rp3.000 .

Akses: Berjarak sekitar 15 km dari pusat Kota Banyuwangi, dapat ditempuh dalam waktu 30–45 menit berkendara. Jalur menuju lokasi sama dengan rute ke Kawah Ijen, kondisi jalan sudah beraspal mulus .

Jam buka: Setiap hari pukul 08.00 – 17.00 WIB .

Waktu terbaik: Pagi hari (sekitar pukul 08.00) saat suasana masih sejuk dan udara segar. Musim kemarau (Mei–Oktober) menawarkan jalur trekking yang tidak licin dan debit air yang aman.

Perlengkapan yang disarankan: Sepatu atau sandal anti-slip, pakaian ganti, kantong anti-air untuk barang elektronik, tabir surya, dan uang tunai karena minim ATM di sekitar lokasi .

Air Terjun Kalibendo adalah destinasi yang wajib masuk dalam itinerary wisata Banyuwangi. Perpaduan air terjun yang menyegarkan, trekking di tengah perkebunan, wisata edukasi, dan suasana yang tenang menjadikannya salah satu surga tersembunyi paling memikat di kaki Gunung Ijen. Baik untuk pecinta alam, keluarga, maupun wisatawan yang ingin merasakan suasana agrowisata yang autentik, Kalibendo menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.

FAQ

Air terjun setinggi 10 meter dengan kolam alami yang jernih, perjalanan trekking di tengah perkebunan kopi dan karet, serta wisata edukasi agrowisata di tiga pos menarik.
Tiket masuk Rp5.000 - 10.000/orang, parkir motor Rp2.000, dan parkir mobil Rp3.000.
Sangat cocok. Kolam airnya tidak terlalu dalam sehingga aman untuk bermain air, dan jalur trekkingnya relatif ramah untuk pemula.
Pagi hari sekitar pukul 08.00 saat suasana sejuk. Hindari musim hujan karena jalur trekking bisa licin dan debit air meningkat.
Berenang di kolam alami, trekking menyusuri perkebunan, belajar tentang kopi dan karet di agrowisata, berfoto di spot-spot instagramable, serta canoeing di aliran sungai.
Dari pusat Kota Banyuwangi, ikuti jalur menuju Kawah Ijen hingga menemukan gapura masuk Perkebunan Kalibendo di Desa Licin. Setelah parkir, lanjutkan trekking 10–15 menit.
Chat WhatsApp