Plengsengan
Plengsengan adalah surganya kuliner seafood di pesisir Banyuwangi yang terkenal dengan ikan bakar segar berbumbu khas, dimasak tradisional dengan arang hingga gurih meresap. Kawasan ini menyajikan beragam hidangan laut seperti cumi, udang, kepiting, dan kerang dengan suasana santap di tepi pantai yang syahdu, terutama saat sunset. Dulunya kawasan kumuh, kini Plengsengan bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner favorit dan ikon baru Banyuwangi.
Jika Banyuwangi identik dengan pesona alamnya, maka Plengsengan menghadirkan wajah lain yang tak kalah memikat—surganya kuliner seafood di tepi laut. Kawasan ini adalah salah satu destinasi wisata kuliner favorit di Banyuwangi, terutama bagi pecinta ikan bakar dengan cita rasa autentik khas pesisir. Dulunya kawasan kumuh dan muara penuh sampah, kini Plengsengan disulap menjadi sentra kuliner yang ramai dikunjungi, menawarkan pengalaman bersantap dengan pemandangan laut dan udara pantai yang menyegarkan.
Berada di Kelurahan Mojopanggung dan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, kawasan ini merupakan bukti nyata bagaimana masyarakat setempat berhasil mengubah wajah kampung nelayan menjadi destinasi wisata kuliner yang modern dan terus berkembang. Di sepanjang pesisir Plengsengan, puluhan warung makan berjajar menawarkan berbagai hidangan laut segar yang diolah dengan bumbu khas Banyuwangi, menciptakan pengalaman kuliner yang sulit ditemukan di tempat lain.
Ikan Bakar: Primadona Kuliner Plengsengan
Daya tarik utama Plengsengan adalah hidangan ikan bakar yang dimasak dengan cara tradisional menggunakan arang, menghasilkan aroma asap yang khas dan rasa gurih yang meresap hingga ke dalam daging ikan. Beragam jenis ikan segar tersedia di sini, mulai dari kerapu, baronang, cakalang, kakap, hingga ikan-ikan lokal lainnya yang baru saja ditangkap nelayan setempat. Pengunjung bahkan bisa memilih langsung ikan segar yang diinginkan, lalu meminta untuk diolah sesuai selera—bisa dibakar, dibuat sup ikan, garang asem, rica-rica, atau asam manis.
Harga ikan bakar di Plengsengan terbilang terjangkau, sekitar Rp11.000 per ons. Ikan bakar biasanya disajikan dengan sambal terasi atau sambal kecap yang pedas dan segar, serta lalapan sebagai pelengkapnya.
Ragam Kuliner Lainnya
Selain ikan bakar, Plengsengan juga menawarkan berbagai hidangan laut lainnya, seperti:
-
Cumi goreng tepung dengan saus sambal atau mayones.
-
Udang bakar dengan bumbu khas yang sama gurih dan lezatnya.
-
Kepiting dan kerang segar yang diolah dengan berbagai bumbu.
-
Nasi Tempong, makanan khas Banyuwangi dengan sambal pedas yang "menampar" lidah, tersedia di beberapa warung.
-
Tahu Walik dan Tahu Petis, jajanan khas Banyuwangi yang banyak ditemui di sini.
Suasana dan Aktivitas Menarik
Plengsengan bukan hanya tentang makan. Kawasan ini menawarkan suasana yang syahdu, terutama saat sore hari ketika pengunjung berdatangan untuk menikmati senja sambil menyantap hidangan laut. Deretan perahu nelayan yang bersandar di sepanjang teluk menambah keindahan pemandangan. Dermaga batu pemecah ombak yang menjorok ke laut menjadi spot ikonik untuk berfoto dan menikmati suasana.
Pada malam hari, kawasan ini berubah menjadi gemerlap dengan lampu-lampu di sepanjang jalan, dan terkadang ada pertunjukan seni tari tradisional atau alunan musik tradisional yang menemani pengunjung saat bersantap. Pengunjung juga bisa memancing di dermaga batu atau sekadar duduk santai menikmati angin laut.
Transformasi Kawasan dan Perkembangan Terkini
Plengsengan adalah kisah sukses transformasi kawasan. Bermula dari program Fish Market Festival dan Mandar Food Festival, pemerintah bersama masyarakat berhasil mengubah kawasan kumuh menjadi destinasi kuliner yang kini ramai dikunjungi wisatawan lokal hingga luar kota. Keberhasilan ini juga meningkatkan perekonomian warga sekitar, terutama para nelayan dan pengelola warung makan.
Saat ini, Plengsengan terus berkembang. Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tengah dibangun di kawasan Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, yang akan disulap menjadi sentra kuliner ikan modern dengan fasilitas pengolahan hasil laut, area kuliner, hingga ruang pemberdayaan nelayan. Proyek ini ditargetkan rampung pada awal 2026 dan diharapkan semakin mengangkat potensi maritim Banyuwangi ke level yang lebih tinggi.
Informasi Praktis
Lokasi utama: Pesisir Plengsengan, Kampung Mandar, Kelurahan Mojopanggung & Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.
Harga tiket: Sangat terjangkau, parkir motor Rp2.000, parkir mobil Rp5.000.
Akses: Berlokasi di pusat kota Banyuwangi, dekat Pantai Boom. Mudah dijangkau dari Taman Blambangan dengan waktu tempuh sekitar 10 menit menggunakan sepeda motor.
Jam operasional: Warung-warung mulai buka sejak pagi hingga malam hari, dengan suasana paling ramai pada sore hingga malam hari.
Waktu terbaik: Sore hari menjelang senja untuk menikmati sunset sambil menyantap hidangan laut. Pagi hari juga menyuguhkan pemandangan sunrise yang indah.
Perlengkapan yang disarankan: Kamera untuk mengabadikan momen, uang tunai, dan pakaian santai.
Plengsengan adalah destinasi yang wajib masuk dalam itinerary wisata kuliner Banyuwangi. Perpaduan hidangan laut segar dengan bumbu khas, suasana pantai yang syahdu, serta semangat transformasi masyarakat setempat menjadikannya salah satu tempat makan paling ikonik di Banyuwangi. Baik untuk menikmati santap malam bersama keluarga, berkumpul dengan teman, atau sekadar bersantai sambil menikmati senja, Plengsengan menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.