Telunjuk Raung
Air terjun berbentuk jari telunjuk setinggi 40 meter di kaki Gunung Raung. Udara sejuk, kolam alami yang menyegarkan, dan pemandangan hutan yang masih perawan.
Siapa sangka di balik kaki Gunung Raung yang megah, tersembunyi sebuah permata alam bernama Air Terjun Telunjuk Raung. Sejak ditemukan dan dirintis oleh pemuda Dusun Mangaran sekitar tahun 2016, tempat ini perlahan menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan kesegaran .
Berada di ketinggian kaki Gunung Raung, Telunjuk Raung menawarkan lebih dari sekadar air terjun biasa. Suasana alamnya yang masih asri dan sejuk, dengan udara pegunungan yang menyegarkan, menjadikan tempat ini oase yang sempurna untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan .
Air Terjun Berbentuk Jari Telunjuk
Keunikan utama destinasi ini terletak pada bentuk aliran airnya yang jatuh lurus dan ramping, sangat mirip dengan jari telunjuk yang mengarah ke puncak Gunung Raung . Inilah asal-usul penamaan "Telunjuk Raung". Dengan ketinggian mencapai sekitar 40 meter, tirai air ini terlihat begitu dramatis, terutama saat debit air sedang tinggi, menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik dan menjadi incaran para pemburu konten visual .
Kolam Alami dan Ladang Selada yang Unik
Salah satu daya tarik yang tidak boleh dilewatkan adalah kolam alami berbentuk oval yang terletak tidak jauh dari mata air utama . Dengan kedalaman yang hanya sebatas dada orang dewasa, kolam ini aman dan cocok untuk berendam atau bermain air bagi pengunjung dari segala usia . Bahkan, terdapat mitos yang berkembang di masyarakat bahwa air dari Air Terjun Telunjuk Raung dapat membuat awet muda .
Keunikan lain yang jarang ditemukan di tempat wisata air terjun lainnya adalah hamparan ladang selada air di sekitar kawasan . Selada air merupakan komoditas utama di Kecamatan Songgon, dan saat panen tiba, pengunjung bahkan bisa membeli sayur selada yang dipetik langsung dari ladang .
Petualangan Menuju Spot Foto Instagramable
Meskipun terletak di kaki gunung, akses menuju air terjun cukup mudah. Pengunjung akan menyusuri jalan setapak menurun dengan ratusan anak tangga yang tersusun rapi, melewati pemandangan ladang selada yang hijau dan udara segar . Namun, jangan khawatir, di sepanjang jalan telah tersedia tempat duduk dan gazebo untuk beristirahat sejenak . Setibanya di bawah, Anda akan disambut oleh suara gemericik air dan pemandangan air terjun yang menjulang, diapit tebing hijau yang menjadi latar foto yang sempurna . Selain itu, tersedia juga gardu pandang di area taman untuk mendapatkan pemandangan yang lebih luas .
Informasi Praktis
-
Waktu terbaik: Pagi hingga sore hari untuk menikmati udara segar dan cahaya matahari yang indah.
-
Lokasi: Dusun Mangaran / Sumber Asih, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi .
-
Jam Buka: 07.00 - 17.00 WIB .
-
Harga Tiket: Rp5.000 - Rp10.000 per orang .
-
Parkir: Motor Rp2.000, Mobil Rp5.000 .
-
Fasilitas: Area parkir, toilet, mushola, kantin, ruang ganti, gazebo, area camping ground, serta wahana bermain anak dan replika motor/mobil .
-
Akses: Sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Banyuwangi. Jalan menuju lokasi masih berupa tanah dan bebatuan, melintasi kebun tebu .
Perlengkapan yang Disarankan
-
Sepatu atau sandal yang nyaman untuk trekking di tangga dan bebatuan .
-
Baju ganti dan handuk untuk berenang di kolam alami.
-
Bekal makanan dan minuman (tersedia warung namun terbatas).
-
Kamera atau ponsel untuk mengabadikan momen.